Langsung ke konten utama

Mahakarya Lionel Ritchie





Mengenai mahakarya Lionel Ritchie ini saya sempat bingung untuk memutuskan diantara Trully dan Lady. Penjurian semakian sulit karena Lady, yang ditulis oleh Lionel pada sebuah bilik toilet dalam tempo 15 menit itu--dilantunkan oleh Kenny Rogers.

Namun bagimana pun, kita tidak bisa berada di tengah-tengah, bukan? Dalam hidup tidak (boleh) ada abu-abu. Demikian, pada akhirnya pilihan saya jatuh kepada Lady

Tentunya penilaian ini rentan bias. Lionel punya banyak lagu bagus. Selain yang sudah saya kemukakan, masih ada Stock On You, Crazy (waktu itu bersama The Commodores), She Believes In Me, Hello, dan Endless Love

Trully menurut saya menjelaskan bagaimana cinta memiliki kemandirian makna. Bukan sekedar sesuatu yang manusia (temukan dan) pelajari. Bukan sesuatu yang manusia beri arti.

Trully... :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merenda Masa Depan Generasi Prestasi

Laporan Liputan SMATER Science And English Competition 2016 Antar SMP Se-NT Teks & Foto: HYF Mendung menggelayut di langit Kota Maumere beriring dengan rintik hujan lepas pukul 10.00 WITA, Jumat 18 Maret lalu. Aura kelabu itu kontras dengan suasana di bawah tenda halaman tengah SMATER Maumere. Riuh tepuk tangan ratusan siswa dan guru menggemakan semangat. Hari itu adalah pembukaan “Science And English Competition 2016 Antar SMP se-NTT”.    Seragam aneka warna para siswa SMP dari berbagai daerah di NTT berbaur di bawah tenda di halaman tengah Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Frater (SMATER) Maumere. Putih-Biru dan Safari. Ada juga Batik. Sejak awal panitia telah menyusun aneka piala di sebuah podium di samping panggung utama. Seolah menunjukan kepada setiap kontestan untuk berlomba memenangkan dan membawa pulang sebanyak-banyaknya. Perlombaan ini juga memperebutkan total hadiah Rp 45.000.000,-. Selepas seremoni pembukaan, keriuhan itu usai dan suasana pe...

Endi Paji, Kesetiaan Merawat Sejarah

Sepanjang tiga dekade terakhir, Endi Paji (52 tahun) telah mendedikasikan hidupnya untuk mengelola museum Ledalero. Profesinya dikenal sebagai kurator. "Tulis saja saya staf. Kurator itu ada sekolahnya", tutur Om Endi. ***** Museum Ledalero, 17 km selatan Kota Maumere, NTT menyimpan berbagai benda bersejarah dari pulau Flores. Oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka, museum ini ditetapkan sebagai salah satu destinasi pariwisata Sikka.
"Membaca tidak cukup dengan membayangkan. Membaca hingga dapat mencecap (rasa di dalam tulisan)". Begitu kata teman saya pada satu malam di bulan Februari lalu. Saya tidak cukup paham bagaimana sensasi membaca seperti itu, hingga kemudian saya mengecap manisnya artikel ini :)   Di Bawah Bayang-bayang Gunung Ramelau Terima kasih Om Matheos Messakh. Tulisan yang baik sekali.