Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

J.E. Sahetapy Di Mata Saya

J.E. Sahetapy (Sumber: http://3.bp.blogspot.com) Setiap mendengar Prof. Jakob Elfinus Sahetapy bicara di ILC Tv One, beliau selalu sanggup memukau saya. Sahetapy bicara dengan tenang dan runut. Nampak bahwa apa yang beliau katakan telah ditimbang matang-matang. Dipikirkan dengan obyektif, disampaikan dengan jujur, tujuannya mengungkap kebenaran. Bagi saya, J.E. Sahetapy adalah pribadi yang arif. Inilah yang membuat saya penasaran, darimana beliau dapatkan kualitas ini? Tabir itu akhirnya tersingkap Selasa malam (29/9) dalam diskusi berkaitan dengan peristiwa '65 di ILC. Sahetapy katakan, "ketika saya diundang, saya selalu berdoa dalam hati supaya saya bisa membawa kesejukan dan membawa suasana, ya barangkali kurang keras tapi benak kena". Ooh...ternyata kuncinya berdoa. Minta hikmat kebijaksanaan dan berkat dari Yang Maha Kuasa. Terima kasih orang tua untuk pelajaran ini. Terima kasih sudah mengingatkan bangsa ini. Bagi saya, Sahetapy sungguhlah seorang Guru ...

Pesta Sambut Baru Orang Sikka, Dulu Dan Sekarang

Sumber Foto: www.inimaumere.com “Setelah keluar misa, mereka yang sambut baru bersama bapa-mama atau orang yang mendampingi, ikut rumah anak sambut baru yang paling ujung kampung, makan rame-rame dari rumah anak sambut baru yang pertama sampai terakhir. Orang siapkan makanan seadanya. Lalu seluruh anak yang sambut baru, termasuk yang rumahnya sudah dikunjugi, berpindah ke rumah lainnya, diiringi oleh musik suling. Gong waning tidak ada. Tidak ada undangan. Poi te ita e orit  (hanya kita di dalam rumah)” Begitulah penjelasan yang saya dapatkan dari Maria Kristina ihwal pesta sambut baru di Maumere sekitar tahun 1960an. Wanita paruh baya ini adalah seorang ibu rumah tangga. Lahir dan besar di Desa He’o, Kecamatan Hewokloang, dia kemudian hijrah ke Kota Maumere untuk   belajar di Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga Maumere. Ibu dari enam putera-puteri ini sempat mengajar di SMP Renha Rosari Kewapante sebelum kemudian memutuskan berhenti. Saat ini Ibu Kristi...